The Avengers, Film Superhero yang Menghibur

Apa yang Anda dapatkan ketika seorang anak dewa Norwegia, ilmuwan pemarah yang bisa berubah menjadi raksasa hijau, prajurit super yang dibekukan sejak perang dunia kedua, dan milyarder playboy dengan baju zirah berteknologi tinggi? Tidak salah bila Anda berpendapat bahwa ini adalah sebuah tim yang luar biasa hebat. Secara keseluruhan, film ini menampilkan sebuah cerita yang sangat ringan. Dikisahkan bahwa bumi tengah diserang oleh sekelompok alien dari dimensi lain. Alien tersebut dipimpin oleh Loki, adik dari sang anak dewa petir Thor. Sebuah agensi rahasia bernama S.H.I.E.L.D mengambil inisiatif untuk menghalau serangan yang membahayakan penduduk bumi tersebut.
Nick Fury selaku direktur dari S.H.I.E.L.D melihat bahwa ancaman tersebut terlalu besar untuk ditangani oleh seorang superhero saja. Maka, ia memanggil beberapa tokoh yang ia percaya mampu mempertahankan bumi dari bahaya tersebut. Thor, Iron Man, Captain America, dan Hulk, adalah sebagian nama yang terpilih untuk menjadi anggota tim super tersebut. Di luar nama-nama itu, jangan melupakan Black Widow dan Hawkeye yang mempunyai peran tersendiri di dalam kisah ini.
Bila dilihat dari beberapa trailer dan tayangan-tayangan feature yang dapat Anda tonton di YouTube, pihak Marvel Studios memang telah membocorkan beberapa adegan-adegan masif yang terdapat di dalam film. Dalam beberapa cuplikan, terlihat bahwa Thor dan Captain America saling bahu-membahu melawan serangan alien. Selain itu, kita juga bisa melihat adegan dimana Hulk harus membantu Iron Man saat menghadapi musuh besarnya.
Namun tampaknya film ini tidak hanya menggambarkan bagaimana para superhero ini saling membantu. Di beberapa cuplikan, kita bisa melihat bagaimana keempat laki-laki ini saling bersaing sesuai dengan egonya masing-masing. Puncaknya, kita bisa menonton satu cuplikan dimana Captain America, Iron Man, dan Thor saling mengalahkan dalam sebuah pertarungan di tengah hutan.
The Avengers Asemble bukanlah sebuah film yang bisa dianggap main-main. Menyatukan tiga franchise film superhero berjumlah total USD100 juta untuk membuat satu film mega-franchise. Dan merupakan tugas yang cukup berat bagi Joss Wheldon, sang sutradara, untuk menyatukan empat orang dengan spesialisasi super yang berbeda-beda.
Sayangnya, The Avengers gagal mengumpulkan para tokoh superhero-nya secara lengkap. Bila Anda penggemar komik Marvel, maka Anda pasti mengerti bahwa Spiderman juga ikut bergabung dalam tim ini. Hanya karena lisensi Spiderman telah dibeli oleh Sony Pictures, maka si manusia laba-laba gagal berperang bersama Nick Fury dan rekan-rekan lainnya di film The Avengers.
Film The Avengers telah resmi dirilis di Amerika Utara pada 11 April 2012 dan mendapat sambutan yang luar biasa meriah di sana. Tim superhero tersebut berhasil masuk ke jajaran film-film box office dengan pendapatan yang cukup baik. Situs Total Film bahkan menyebutkan bahwa ini adalah “film superhero yang sangat lucu dan menghibur”.

0 komentar:

Posting Komentar

    ......

LPM Media Sriwijaya

LPM Media Sriwijaya
Sidang Gelar Doktor

LPM Media Sriwijaya

LPM Media Sriwijaya
Promosi Gelar Doktor Bapak Zulkarnain

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21 Dan 22

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21 Dan 22

Pelantikan Angkatan 22

Pelantikan Angkatan 22
Angkatan 21 Dan 22

Video Gallery